Sore itu aku kembali ke hadapan laptop ASUS kuno yang
membuatku sempat menyesal membeli barang ini sekitar tiga tahun yang lalu. Kenapa?
Karena sialnya saat ku beli laptop ini dengan harga yang lumayan dan saat
pulang membawanya dengan ceria serasa lesung pipit ku sudah mau tambah sepuluh
diwajah, aku dikagetkan gak sampe sebulan sejak pembelian laptop itu dengan
keluaran laptop ASUS terbaru dengan spec yang lebih tinggi dan harga yang sama.
f*ck! Pikirku, jerih payahku selama setaun serasa rugi
membeli barang ini. Membujuk nangis-nangis di lutut orang tua maksudku.
Oke cukup sampe situ intro gak jelas nya yang sama
sekali gak ada kaitannya dengan tulisan ku kali ini. Oh ya, sudahkah kuberitahu
tntang kepribadianku? Aku adalah seorang yang bertipe kepribadian ganda! Eh bukan!
Maksudku kolerik dengan kombinasi plegmatik. Seorang yang tidak jarang menghina
dan mengolok – olok orang lain. Tidak jarang juga karena itu aku cukup sering
terlibat perkawinan dengan beberapa temanku. Eh salah lagi ya?! Maksudku perkelahian
karena sifatku yang suka bercanda tanpa memperdulikan perasaan orang di
sekitarku. Karena itu juga aku paling gak mau di pandang rendah oleh orang lain
padahal kerap kali aku sadar tentang kemampuan diriku yang terbatas.
Aku punya teman, seorang lelaki sanguine dengan
multi-talenta. Sebut saja dia Bunga. Lah kok bunga sih?! Kan cowok!. Iya karena
ingin ku hina dia walau dalam tulisanku. Salah seorang teman baikku semasa
lampau, yang kerap beradu mulut denganku. Dia adalah seorang yang memiliki
jabatan semasa lalu, dengan kemampuan seni dan music yang luar biasa, kemampuan
akademik yang baik, dan kemampuan olahraga yang hebat. Yup! Hebat sekali bukan?
*berasa motivator. Sering ku bayangkan ASI macam apa yang dia teguk semasa
balita? Atau mungkin sampai sekarang masih meneguk ASI? Hah! Pemikiran macam
apa ini!
Kita sering bersaing dalam kemampuan yang tidak lazim,
terlalu hina untuk menuliskannya disini.
Karena semua hal yang aneh itupun, namun jauh di batinku
*ciee tiba-tiba kena nuklir portable cs6 di kostan oma* dia seorang yang layak
untuk dikagumi. Kenapa? Karena its just too difficult to hate him. Kenapa? Entah
kenapa dia punya kepribadian yang membuat orang-orang disekitarnya sangat sulit
untuk membenci dia, setelah ku amati itu.
Tapi karena sifat kepribadianku yang katakan saja
high profile, sulit bagiku untuk mengakuinya, yang membuat ku beranggapan bahwa
aku mampu bersaing dengannya, mampu berdiri di pijakan yang sama dengannya. Walaupun
pada kenyataannya kita berdiri di bidang miring yang dimana dia berdiri di
bagian atas, dan aku di bagian bawah mencoba memanjat ke atas. Tapi aku yakin…
aang, bisa menyelamatkan dunia. Eh salah lagi?!! maksudku, mampu berdiri di atas mereka.
I know who
ReplyDelete